Tips Menginstall Sistem operasi Linux di USB Flashdisk

Anda ingin punya Sistem operasi yang portable? Sistem operasi yang bisa diinstal ke dalam USB Flashdisk! Disini kita akan membahas tentang menginstal sistem operasi linux ke dalam USB. Anda bisa menggunakan tools bernama UNetbootin Persiapan yang paling utama untuk kali ini adalah USB flashdisk. Usahakan yang berkapasitas minimal 1GB.

Selain USB, pastikan Anda telah menentukan distribusi Linux yang diinginkan, yaitu: Arch linux, BackTrack, CentOS, CloneZilla, Damn Small Linux, Debian, Dream Linux, Elive, FaunOS, Fedora, Frugalware, Gentoo, Gujin, Kubuntu, Linux Mint, Mandriva, netBSD, NTPasswr, openSUSE, Ophcrack, Parted Magic, PClinuxOS, Puppy Linux, Slax, SliTaZ, Smart Boot Manager, Super Grub Disk, Ubuntu, Xubunu, Zenwalk.

Sebagai contoh, instalasi kali ini menggunakan distro Linux BackTrack 3 dan Ubuntu 8.04.1 LTS, dengan USB Kingstone DataTraveler 2.0 1GB. Berikut langkah-langkah instalasinya, seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Jumat (12/9/2008):

1. Download UNetbootin, simpan pada desktop.

2. Klik kanan UNetbootin pada desktop, lalu pilih Properties.

3. Klik tab Permissions, beri tanda centang (v) pada kotak ‘Allow executing file as program’, lalu klik tombol Close.

4. Tancapkan terlebih dulu USB ke port komputer. Ini sangat penting karena Anda tidak akan bisa menggunakan USB jika menancapkannya setelah Anda membuka aplikasi UNetbootin.

5. Selanjutnya, klik dua kali file exe UNetbootin yang sudah di-download tadi, lalu ketikkan password hingga aplikasi UNetbootin terbuka.

6. Pilih distribusi dan versi Linux yang Anda inginkan, lalu pilih tipe instalasi dan klik Ok untuk memulai instalasi.

Selesai! Reboot komputer Anda dan booting-lah dari USB. Kini Anda dapat menggunakan sistem operasi Linux portabel Anda.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2008/09/12/165658/1005291/510/6-tahap-menginstal-linux-dengan-usb

Read Users' Comments (0)

9 Langkah Mengamankan Jaringan Wireless, Wifi atau W-Lan Anda


Wireless atau Wifi Lan, Jaringan yang menggunakan gelombang radio, yang sangat murah dan mudah untuk penggunaannya, bila dibandingkan dengan Jaringan yang menggunakan Kabel. Akan tetapi, Jaringan Wireless ini karena menggunakan gelombang radio ang notabene Kasat Mata, bila tidak kita amankan akan memungkinkan dihack atau kemungkinan di attack dari luar.

Ini adalah beberapa hal terpenting yang harus Anda lakukan demi keamanan atau security Jaringan Wireless yang Anda miliki, minimal mengurangi tingkat kegiatan hacking atau attaking :

1. Ubah Password Default Access Point.

2. Jika memungkinkan, ubah IP default. (beberapa merk Access Point biasanya sudah disertai fasilitas ini).

3. Aktifkan metode enkripsi, gunakan enkripsi WPA dengan Pre Shared Key (WPA-PSK), dan berikan password yang aman. Bisa juga memanfaat enkripsi WPA dengan Temporal Key Integrity Protokol).

4. Matikan fungsi Broadcast SSID, sehingga SSID Anda tidak terdeksi pada proses War Driving.

5. Lindunngi SSID, dengan cara : merubah nama SSID default dengan nama SSID yang tidak mudah ditebak.

6. Gunakan MAC Address Filtering untuk mengurangi kegiatan penyusupan

7. Non Aktifkan DHCP, gunakan IP Static dengan nilai yang jarang diguakan.

8. Gunakan Security tambahan seperti : CaptivePortal atau aplikasi lainnya yang di inject pada firmware Access Point.

9. Access Point Monitoring via Client, ini adalah cara terbaru uuntuk melakukan controlling terhadapa Access Point yang Anda miliki melalui client. Proses ‘IP Block’, ‘Client Resctriction’ dan tentang keamanan lainnya. Salah satu aplikasi yang bias digunakan adalah : Mc Affe Wireless Home Security.

Ingatlah…! Bahwa tidak ada system security yg 100% secure… tapi tetaplah berusaha untuk mengamankan aset yang Anda miliki….. Paling tidak kita sudah berusaha.

Read Users' Comments (0)

Internet

Kemunculan Internet

Rangkaian pusat yang membentuk Internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

Pada 01 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini.

Pada sekitar 1990-an, Internet telah berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

Internet Pada Saat Ini

Representasi grafis dari jaringan WWW (hanya 0.0001% saja)

Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat_elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat_elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkonikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.

Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem Tertutup(?)(Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.

Budaya Internet

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran (decentralization) informasi dan data secara ekstrim.

Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.

Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government.

Tata Tertib Internet

Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette.

Isu Moral dan Undang-Undang

Terdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan ucapan benci(?)(Hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.

Kematian juga telah disalahkan kepada Internet oleh sebagian orang. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan teman-teman chatting IRCnya memberi semangat. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam internet.

Akses Internet

Negara dengan akses internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar - Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC masih juga rendahlainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet aksss seperti warnet , cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses internet adalah di kampus dan dikantor.

Penggunaan Internet di Tempat Umum

Negara dengan akses internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar - Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC masih juga rendahlainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet aksss seperti warnet, cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses internet adalah di kampus dan dikantor.

Read Users' Comments (0)

Membuat Jaringan LAN Sendiri

MEMBUAT JARINGAN LAN SENDIRI

Peralatan yang dibutuhkan:
1. Dua atau lebih PC
2. Network Card sesuai dg jumlah PC
3. Kabel coaxial atau UTP
4. Hub bila diperlukan
5. Terminator
6. T-Connector

Langkah-langkah pembuatan:
1. Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda gunakan. Saat ini tipe jaringan yang sering digunakan adalah tipe bus dan tipe star.
1.1 Tipe Bus
Jaringan jenis ini menghubungkan secara langsung dari komp1 ke komp2 lalu komp2 ke komp3 dst. Jaringan jenis ini memang paling mudah pemasangannya dan lebih murah sehingga lebih cocok untuk home user sedangkan ia memiliki kelemahan dimana bila ada salah satu komp yang rusak maka akan mempengaruhi komp lainnya. Jaringan jenis ini menggunakan kabel coaxial yang sering kita jumpai pada kabel antena tv.
1.2 Tipe Star
Tiap komputer pada jaringan ini masing masing langsung berhubungan ke HUB dengan menggunakan jenis kabel UTP yang menyerupai kabel telpon. Misalnya komp1 ke HUB dan komp2 ke HUB. Dari HUB kemudian dihubungkan ke sebuah komputer yang bertindak sebagai server. Antara HUB juga dapat dihubungkan misalnya HUB1 yg tdr dr komp1 dan komp2 dihubungkan dengan HUB2 yang tdr dr komp3 dan komp4. Begitupula bila kita ingin memakai beberapa server, misalnya HUB tdr dari server1 dan server2 dihubungkan ke server3 yang bertindak sebagai server primer. 

2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus lebih cepat dalam transfer data. 

3. Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus anda pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang hanya mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator kecuali bila anda membuat jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana semua komputer mendapat 2 input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan kabel ke komp2. Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3. Sedangkan komp3 dipasang kabel dr komp2 dan terminator. 

4. Bila anda memilih tipe star maka masing-masing kabel dari komputer dimasukkan ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing hub. 

Demikianlah dasar membuat lan sendiri. Berikutnya anda harus mempelajari bagaimana cara mensetting jaringan seperti berbagi printer atau berbagi file yang akan dibahas pada bab lain. Selamat Mencoba!

Read Users' Comments (0)

Windows Seven next generation from Vista


Windows Seven next generation from Vista

Windows Vista baru saja masuk di Indonesia dan mulai diterima oleh masyarakat tapi hal itu tampaknya belum cukup memuaskan Microsoft sebagai pengembang Operating System ( OS ) untuk kembali membuat gebrakan baru yaitu dengan mengembangkan Windows Seven , OS ini rencananya akan di plot sebagai penerus OS Windows Vista.

Windows 7 merupakan sistem operasi teranyar Microsoft yang diposisikan sebagai suksesor Vista. Windows 7 juga dikenal dengan nama kode Vienna, dari sebelumnya yang bernama kode B


Berikut cuplikan screenshot OS Windows 7 versi M3 Build 6780 yang diambil dari Blog ThinkNext.net. Dalam screenshot ini akan dibeberkan beberapa gambar diantaranya memperlihatkan berbagai aspek tampilan Windows 7 mulai dari Start Menu, Control Panel, Media Player dan tentunya halaman error Windows 7.

Beberapa minggu lalu beberapa orang petinggi Microsoft telah mengatakan bahwa mereka akan merilis informasi teknis mendetil di Professional Developers Conference atau WinHEC dalam beberapa minggu ke depan ini. Mereka juga mengatakan bahwa versi beta Windows 7 akan dikeluarkan di bulan Desember, dengan versi finalnya di pertengahan tahun 2009 dan mulai dipasarkan 2010. Tetapi sejak saat itu masih belum ada lagi berita tentang Windows 7, hingga Microsoft merilis detil lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang ini, kita harus puas dengan beberapa screenshot di bawah ini. (via Cnet, tips dari aerialsky)

Microsoft masih pelit memberikan infonya, tapi satu fitur yang telah dibeberkan hanyalah interface multi touch di Windows 7. Dalam demonya, Corporate VP Microsoft Larson-Green menggambar dengan beberapa jarinya secara bersamaan untuk menunjukkan teknologi itu tak hanya bisa memproses sentuhan tapi beberapa inputan secara simultan.

Seperti yang dikutip penjelasan Bill Veghte maka rencananya Windows 7 akan diluncurkan bulan Januari 2010. “Kami yakin produk terbaru kami akan sangat bagus. Kami memiliki komitmen dan portfolio. Oleh karena itu Windows 7 akan diluncurkan sesuai target, tiga tahun setelah Windows terakhir muncul,” ujar Kepala unit bisnis Windows Bill Veghte, seperti dilansir melalui Cnet, Jumat (25/7/2008).

Veghte berjanji bahwa software baru Windows tersebut akan secepatnya diselesaikan. Tepatnya, akan selesai pada Desember 2009 sehingga pada awal 2010 sudah bisa dipasarkan. Mirosoft memang berkomitmen untuk selalu menelurkan versi update Windows setiap tiga tahun sekali. Seri Windows terakhir kemarin diisi dengan seri Windows Vista.

Menurut Veghte, perubahan besar-besaran yang akan mendominasi sistem operasi milik Microsoft tersebut adalah dilengkapinya Windows 7 dengan tampilan penggunaan yang multitouch.

Read Users' Comments (0)

Sejarah Microsoft


Microsoft memulakan penyeledikkan tentang Interface Manager (yg kemudiannya dinamakan MS WIndows)pada september 1981. Walaupun prototype pertama yg digunakan adalah menu “Multiplan” dan Word-like yg terletak dibahgian bawah paparan skrin, kemudian antaramuka ini telah di ubah pada tahun 1982 dengan menggunakan menu “pull-down” dan dialogs sebagaimana yg digunakan pada XeroX Star.

MS akhirnya mengumumkan nama WINDOWS pada November 1983 bersama dengan pelancaran VisiOn (OS yg dikeluarkan oleh VisiCorp) dan TopView. VisiOn dan TopView adalah pesaing awal Windows.

Windows menjanjikan antaramuka grafic mudah guna (easy-t-use graphical interface) , device independent graphics dan penggunaan “multitasking”. Pelancarannya telah di tunda beberapa kali sehinggalah November 1985, Windows 1.0 dilancarkan. Dengan pelbagai perisian yg disediakan , namum pada mulanya penjualan OS ini agak lembab.

Windows 1.0 || November 1985
MS-DOS Executive, Calendar, Cardfile, Notepad, Terminal, Calculator, Clock, Reversi, Control Panel, PIF (Program Information File) Editor, Print Spooler, Clipboard, RAMDrive, Windows Write, Windows Paint

Windows 2.0 /286 || 1987
Menambah penggunaan ikon. Pada masa ini Windows sudah menjadi platform utama bagi Pengeluar perisian seperti Excel, Word for Windows, Corel Draw!, Ami, PageMaker dan Micrografx Designer.

Windows/386 || Akhir 1987
Kebolehan yg sama dengan Windows/386 tapi di tingkatkan sedikit dari segi keupayaan menjalankan beberapa aplikasi DOS dalam 1 masa (multitasking)

WIndows 3.0 ||May 1990
Membawa perubahan baru dalam dunia perkomputeran. Terjual lebih 10 juta salinan. Dengan keupayaan 640k memori dan antaramuka yang menarik telah menarik minat ramai pengusaha/pengeluar perisian untuk membangunkan aplikasi bagi platform ini.

Windows 3.1 || April 1992
Sedikit peningkatan dalam persekitaran Windows. Terjual 3 juta salinan dalam masa 2 bulan termasuk versi peningkatan (upgrade version)

Windows 3.11
Tiada ciri-ciri baru. Tetapi dipertingkatkan untuk memperbetulkan kebanyakannya adalah berkaitan dengan jaringan (networking). Boleh di download free dari Microsoft.

Windows for Workgroups 3.1 || Oktober 1992
Penyatuan semua ciri² Windows terdahulu dan sistem rangkaian. Menyediakan “peer-to-peer file and printer sharing”. Memberikan kesenangan kepada pengguna untuk menyediakan satu rangkaian. Sistem perkongsian file diperkenakan untuk memudahkan file dicapai oleh orang lain samada dari platform sama atau pun dos. Memasukkan aplikasi baru “microsoft mail dan Schedule”

Windows for Workgroups 3.11 || November 1993

Windows NT 3.1 || 1 Mac 1994
Platform untuk sistem yg tinggi “High end system”. Untuk kegunaan Pelayan Rangkaian. Antaramuka adalah sama dengan Windows 3.11, tetapi menggunakan kernel OS yg baru.

Windows NT 3.5 || 12 April 1994
Menyediakan OLE 2.0. Kemampuan dipertingkatkan dan mengurangkan penggunaan memori. Di lancarkan pada September 1994. Windows NT 3.5 Workstation menggantikan Windows NT 3.1, dan Windows NT 3.5 Server menggantikan Windows NT 3.1 Advanced Server

Windows NT 4.0 || 15 Mac 1994
projek pertama Microsoft untuk “object-oriented Windows”.

Windows 95 || August 1995
Menggunakan system 32bit dan membolehkan “multitasking”. Mengambil alih sistem dari dos sebaik sahaja sistem beroperasi. Antaramuka yg terbaik dari sebelumnya.

Windows CE ||
Berasaskan Windows95 dan Windows NT. Sesiapa yg sudah biasa dengan Windows95 tiada masalah menggunaan system ini. Di gunakan dalam kompter telapak (PDA)

Windows CE 1.0 || November 1996
Tahun kemudiannya 500000 kompter telapak terjual menggunakan WIndows CE

Windows CE 2.0 || Awal 1998

Windows CE 3.0 || 15 Jun 2000

Windows98 || June 1998
Adalah generasi dan dunia baru bagi penggunaan internet. Ciri² Active desktop membolehkan kita mencapai capaian internet terus dari desktop. Internet explorer 4.0 adalah browser baru yang menyokong HTML 4.0. sokongan ACPI pada OnNoW adalah untuk pengurusan kuasa (power management) yang lebih baik. Dilengkapi peralatan untuk menukarkan FAT16 kepada FAT32. Ciri “Multiple Display Support” membolehkan pengguna menggunakan sehingga 8 monitor sekaligus. Menyokong perkakasan baru dan juga teknologi baru seperti DVD, Firewire, USB, dan AGP. Win32 driver model membolehkan pengguna menggunakan driver yang sama dengan Windows NT 5

Windows NT 5 || November 1998
Mengandungi banyak ciri² baru. Sama seperti Windows 98, NT 5 di datangkan bersama IE 4.0. WIndows NT 5 akan di kenali sebagai Windows 2000.

Windows 2000 || 17 Februari 2000
Manjadi platform yang terbaik dalam keluarga WINDOWS yang menyediakan perkhidmatan INternet, Intranet, Extranet dan pengurusan aplikasi menggunakan Active Directory. Pengguna boleh menyediakan VPN (virtual private network) sendiri yg selamat menggunakan sambungan internet dan pilihan protokol sendiri. Boleh meng”install” aplikasi kepada komputer pengguna didalam LAN menggunakan Windows Installer.

WIndows ME || 14 September 2000
Singkatan dariperkataan Millenium Edition. Adalah untuk pengguna di rumah. Di tambah dengan banya fungsi multimedia. Seperti Movie Maker. WIndows ME pada asasnya adalah peningkatan dari OS terdahulu yang mana menggunakan DOS-base OS.

Windows XP || 225 Oktober 2001
Adalah satu OS yang baru untuk pengguna. Lari dari bayangan OS terdahulu WINDOWS. Menggunakan 32-bit kernel yg menjadi asas Windows NT dan Windows 2000. Mengandung banyak ciri² baru yang tak terdapat pada OS terdahulu. Namum masih lagi boleh menjalankan perisian² lama dari versi terdahulu.

diterjemahkan dan diolah dari http://members.fortunecity.com/pcmuseum/windows.htm

Read Users' Comments (0)

Setting IP Pada Linux Debian 4

Setting IP Pada Linux Debian 4

1. Klik pada Toolbar icon Application-System tool-Network tools.
2. Kemudian konfigurasikan network device eth0.
3. Setelah itu masukkan IPaddress, Subnet Mask, dan Gateway.
4. Kemudian ping IPaddress melalui terminal.
5. Jika komputer dapat mengenali IPnya sendiri, maka setting IP telah sukses.

Read Users' Comments (0)

Windows 2000 server

Windows 2000 server

Berikut pembagian kelas-kelas server sesuai dengan karakteristek penggunaannya :

1. Windows 2000 Server yang melayani Domain Controller

Windows 2000 Server Versi ini merupakan kelanjutan teknologi Windows NT Server 4.0 dengan berbagai fasilitas baru yang semakin memudahkan pengelolaan jaringan. Keluarga server Windows 2000 terdiri dari 3 jenis yaitu versi standar (Server), Advance Server, dan Data Center Server. Windows 2000 Server memiliki semua kemampuan yang ada pada versi Professional ditambah berbagai fasilitas inti yang dibutuhkan sebagai server jaringan. Versi ini dapat digunakan sebagai file dan print server, application server, web server, maupun communication server. Fasilitas penting yang dimiliki versi ini antara lain : 

1. Dukungan untuk penggunaan 2 processor bila diinstal dengan mode clean install, atau 4 processor apabila instalasi dilakukan dengan mengupgrade Windows NT Server. 
2. Active Directory Service untuk memudahkan pengelolaan sumberdaya dan obyek jaringan.
3. Sistem keamanan jaringan menggunakan Kerberos dan public key infrastructure
4. Internet Connection Sharing.
5. Web Server dengan menggunakan Internet Information Services versi 5.0.
6. Windows Terminal Services untuk memudahkan administrasi jaringan dan pemanfaatan hardware komputer lama sehingga dapat digunakan untuk berbagai aplikasi baru.
7. Dukungan penggunaan RAM hingga 4 GB 
*
Windows 2000 Advance Server memiliki kemampuan lebih tinggi dibandingkan versi standar, meliputi semua fasilitas Windows 2000 Server dengan beberapa tambahan feature penting : 

1. Network Load Balancing untuk meningkatkan ketersediaan server serta meningkatkan kinerja.
2. Windows Clustering, memungkinkan komunikasi antar server untuk bekerja sama membentuk suatu cluster sebagai satu kesatuan sistem.
3. Dukungan Symetric Multi Processing (SMP) hingga 8 processor
4. Mendukung 8 GB RAM
*
Windows 2000 Data Center Server Sistem ini memiliki seluruh kemampuan versi Advance dengan tambahan berbagai fasilitas :

1. SMP Scalability hingga 32 processor.
2. Mendukung physical memory sampai dengan 64 GB.
3. Fungsi clustering tingkat lanjut

Windows 2000 Data Center Server sangat sesuai digunakan sebagai sistem operasi server bisnis skala besar seperti : Internet Service Provider (ISP) dan Web Hosting, E-Commerce server dengan fasilitas Online Analytical Processing (OLTP)

2. Data warehousing dan server database skala besar

Server untuk kebutuhan riset, misalkan untuk berbagai analisis econometric. Sebuah server dapat menjalankan berbagai fungsi sesuai kebutuhan bisnis. Pada organisasi skala kecil fungsi – fungsi tersebut dapat digabungkan dalam satu server dan satu komputer. Untuk organisasi besar, sebaiknya setiap fungsi dijalankan pada server terpisah sesuai dengan beban kerjanya.

3. File Server

Fungsi ini merupakan penggunaan paling umum dari sebuah server, dimana server digunakan sebagai pusat penyimpanan file dalam sebuah jaringan. Dengan sistem ini sistem file akan lebih terintegrasi sehingga memudahkan manajemen dan pencarian file. Sistem back up dan penyimpanan file juga dapat dilakukan dengan lebih baik. Windows 2000 Server memiliki fasilitas Distributed File System untuk memudah kan pengelolaan file dalam jaringan. Dengan sistem ini pengguna jaringan dapat dengan mudah menggunakan dan menyimpan file tanpa perlu mengetahui letak sebenarnya dari suatu file.

4. Application Server

Apabila server digunakan untuk menyimpan dan menjalankan suatu program aplikasi, maka server tersebut bertindak sebagai application server. Aplikasi diinstal di server dan dijalankan atau diakses oleh klien. Dengan demikian aplikasi tidak perlu diinstal di klien sehingga memudahkan proses implementasi dan maintenance sistem. Windows Terminal Services merupakan fasilitas untuk memudahkan penggunaan Windows 2000 Server sebagai application server.

5. Web Server

Web Server merupakan komputer yang digunakan sebagai host berbagai aplikasi web baik dalam lingkungan internet maupun intranet. Internet Information Service 5.0 merupakan komponen Windows 2000 Server untuk memudahkan konfigurasi dan manajemen web site.

6. E-Mail Server

Windows 2000 Server dapat juga digunakan sebagai E-Mail server dengan menggunakan berbagai software tambahan antara lain Microsoft Exchange, Lotus Notes, maupun MDaemon. Fungsi E-Mail server dapat dianalogikan dengan kantor pos dalam sistem surat menyurat konvensional.

7. Member Server

Apabila Windows 2000 Server digunakan sebagai member server maka hanya dapat bertindak sebagai klien dalam jaringan dan tidak dapat menjalankan fungsi server untuk mengatur jaringan. Ketika Windows 2000 Server diinstal pertama kali, maka secara otomatis akan berfungsi sebagai member server. Untuk merubahnya sebagai domain controller digunakan perintah dcpromo dari command prompt 1.2.6. Domain Controller Domain Controller (DC) merupakan server yang berfungsi sebagai pengatur jaringan. Manajemen sumber daya dan obyek jaringan dilakukan dari DC, karena akses secara penuh terhadap Active Directory hanya dapat dilakukan dengan melakukan login ke DC. Apabila anda pernah mengelola jaringan berbasis Windows NT maka terdapat istilah Primary Domain Controller (PDC) dan Backup Domain Controller (BDC). Dalam sistem jaringan Windows 2000 dua istilah tersebut sudah tidak dikenal lagi. Setiap DC dalam jaringan adalah peer (setara) yang masing-masing dapat dikonfigurasi untuk melakukan replikasi obyek Active Directory, sehingga apabila salah satu DC tidak berfungsi maka dapat segera digantikan oleh DC yang lain. Sangat disarankan dalam suatu organisasi untuk memiliki minimal 2 DC sehingga menjamin fault tolerance.

Read Users' Comments (0)